Blog Jadi- jadian yang bangkit karena Ujian!

Minggu, 01 Maret 2015

Materi Biologi

·         Ciri MH : Bergerak, Peka terhadap rangsang,memerlukan makanan, bernafas, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, beradaptasi, regulasi & Ekskresi
·         Pengelompokan hewan : Pengelompoka hewan berdasarkan tempat hidupnya,  Jenis makanan , penutup tubuh, caraberkembang biak.
* Tempat hidup darat, air, udara. jenis makanan Herbivore, carnivore dan omnivore. Penutup tubuh rambut, bulu, cangkang. Cara berkembang biak  bertelur, melahirkan dan ovovivivar.
B. pengelompokan tumbuhan : Pengelompokan hewan berdasarkan Keping biji, akarnya, bentuk daun, batang.

·         Pola – pola interaksi : A. Predasi : Predasi merupakan interaksi antara pemangsa (predator) dengan mangsanya (prey).
Contoh : Singa dengan kerbau yang dimangsanya.
 B. Netralisme : Netralisme adalah hubungan antar mahluk hidup berbeda jenis  yang tidak saling mempengaruhi, meskipun mahluk hidup tersebut berada dalam habitat yang sama.
Contoh : interaksi antara kucing dan ayam di kebun. Kucing dan ayam tidak saling mempengaruhi karena mempunyai jenis makanan yang berbeda.
 C.Simbiosis : -Mutualisme : hubungan antara 2 MH yg saling menguntungkan. Parasitisme : Hubungan antara 2 MH yang merugikan dan menguntungkan salah satu pihak. Komensalisme : Hubungan antara 2 MH yang menguntungkan salah seorang pihak.
D. Kompetisi : Merupakan interaksi antar mahluk hidup yang berbeda jenis untuk memperebutkan satu hal yang sama didalam habitat yang sama.
Contoh : rusa dengan jerapah di padang rumput yg sama.
 E. Antibiosis: Merupakan interaksi antar mahluk hidup dimana mahluk hidup yang satu menghambat pertumbuhan mahluk hidup yang lain.
contoh : inteaksi antara jamur Penicillium dengan jenis mikroorganisme lain, jamur Penicillium mengeluarkan antibiotik yang dapat menghambat atau mematikan mikroorganisme lain yang hidup di sekitarnya.
 ·         Usaha untuk menanggulani percemaran : Membuang sampah pada tempatnya, penanggulan libah industri dan pencemaran udara, penggunaan pupuk yang sesuai, melakukan reboisasi.
·         Dampak Meningkatnya jumlah penduduk :
1. SDA alam Berkurang
2. Semakin sulit mendapatkan air bersih
3.berkurangnya lahan
·         Hubungan antar tulang ( Sendi) : Sendi merupakan perhubungan antartulang sehingga tulang dapat digerakkan.
Sendi Peluru : Sendi yang memungkinkan pergerakan ke segala arah. Contoh: hubungan tulang lengan atas dengan tulang belikat, & ( tulang paha dengan gelang panggul )
Sendi Pelana : Sendi yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi, namun tidak ke segala arah. Contoh: hubungan tulang telapak tangan dan jari tangan.
Putar  : Sendi yang memungkinkan gerakan berputar (rotasi). Contoh: hubungan tulang tengkorak dengan tulang belakang I (atlas).
Sendi Luncur : Sendi yang memungkinkan gerak rotasi pada satu bidang datar. Contoh: hubungan tulang pergerlangan kaki.
Sendi Engsel : Sendi yang memungkinkan gerakan satu arah. Contoh: sendi siku antara tulang lengan atas dan tulang hasta.
·      Pencernaan
      
 Sistem Pencernaan : Mulut => Kerongkongan => Lambung => Usus kecil => Usus Besar => Anus
Mulut
Enzim Ptialin - Mengubah amilum menjadi maltosa
Lambung
·         Enzim Pepsin - Mengubah protein menjadi pepton
·         Enzim Renin - Mengubah kaseinogen menjadi kasein (protein susu)&Mengendapkan Kasein Susu
·         Enzim Lipase Gastrik - Mengubah trigliserida menjadi asam lemak
·         Enzim Amilase - Mengubah amilum menjadi maltosa & glukosa
·         Enzim Lipase Steapsin - Mengemulsi Lemak menjadi asam lemak & gliserol
·         Enzim Tripsin - Mengubah protein (pepton) menjadi asam amino
Kelenjar Usus
·         Enzim Enterokinase (enzim khusus) berfungsi untuk mengubah Tripsinogen menjadi Tripsin yang digunakan dalam saluran pankreas
·         Enzim Maltase berfungsi untuk mengubah Maltosa menjadi Glukosa
·         Enzim Laktase berfungsi untuk mengubah Laktosa menjadi Glukosa dan Galaktosa
·         Enzim Sukrase  berfungsi untuk mengubah Sukrosa menjadi Glukosa dan Fruktosa
·         Enzim Paptidase berfungsi untuk mengubah polipeptida menjadi asam amino
·         Enzim Lipase Usus  berfungsi untuk mengubah Lemak menjadi asam lemak dan Gliserol
·         Enzim Erepsin/dipeptidase berfungsi untuk mengubah dipeptida atau pepton menjadi asam amino
·         Enzim Disakarase berfungsi untuk mengubah disakarida menjadi monosakarida



Jumat, 27 Februari 2015

Ilmu

Ilmu, sains, atau ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.



Ilmu menempati kedudukan yang sangat penting dalam ajaran islam , hal ini terlihat dari banyaknya ayat AL qur’an yang memandang orang berilmu dalam posisi yang tinggi dan mulya disamping hadis-hadis nabi yang banyak memberi dorongan bagi umatnya untuk terus menuntut ilmu.


Didalam Al qur’an , kata ilmu dan kata-kata jadianya di gunakan lebih dari 780 kali , ini bermakna bahwa ajaran Islam sebagaimana tercermin dari AL qur’an sangat kental dengan nuansa nuansa yang berkaitan dengan ilmu, sehingga dapat menjadi ciri penting dariagama Islam sebagamana dikemukakan oleh Dr Mahadi Ghulsyani9(1995;; 39) sebagai berikut ;
‘’Salah satu ciri yang membedakan Islam dengan yang lainnya adalah penekanannya terhadap masalah ilmu (sains), Al quran dan Al –sunah mengajak kaum muslim untuk mencari dan mendapatkan Ilmu dan kearifan ,serta menempatkan orang-orang yang berpengetahuan pada derajat tinggi’’
ALLah s.w.t berfirman dalam AL qur;’an surat AL Mujadalah ayat 11 yang artinya:
“ALLah meninggikan baeberapa derajat (tingkatan) orang-orang yang berirman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu (diberi ilmupengetahuan).dan ALLAH maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”
ayat di atas dengan jelas menunjukan bahwa orang yang beriman dan berilmu akan menjadi memperoleh kedudukan yang tinggi. Keimanan yang dimiliki seseorang akan menjadi pendorong untuk menuntut ILmu ,dan Ilmu yang dimiliki seseorang akan membuat dia sadar betapa kecilnya manusia dihadapan ALLah ,sehingga akan tumbuh rasakepada ALLah bila melakukan hal-hal yang dilarangnya, hal inisejalan dengan fuirman ALLah:
“sesungguhnya yang takut kepada allah diantara hamba –hambanya hanyaklah ulama (orang berilmu) ; (surat faatir:28)
Disamping ayat –ayat Qur’an yang memposisikan Ilmu dan orang berilmu sangat istimewa, AL qur’an juga mendorong umat islam untuk berdo’a agar ditambahi ilmu, seprti tercantum dalam AL qur’an sursat Thaha ayayt 114 yang artinya “dan katakanlah, tuhanku ,tambahkanlah kepadaku ilmu penggetahuan “. dalam hubungan inilah konsep membaca, sebagai salah satu wahana menambah ilmu ,menjadi sangat penting,dan islam telah sejak awal menekeankan pentingnya membaca , sebagaimana terlihat dari firman ALLah yang pertama diturunkan yaitu surat Al Alaq ayat 1sampai dengan ayat 5 yang artuinya:
“bacalah dengan meyebut nama tuhanmu yang menciptakan. Dia
telah menciptakan Kamu dari segummpal darah .
Bacalah,dan tuhanmulah yang paling pemurah.
Yang mengajar (manusia ) dengan perantara kala .
Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahui.”
Ayat –ayat trersebut , jelas merupakan sumber motivasi bagi umat islam untuk tidak pernah berhenti menuntut ilmu,untuk terus membaca ,sehingga posisi yang tinggi dihadapan ALLah akan tetap terjaga, yang berearti juga rasa takut kepeada ALLah akan menjiwai seluruh aktivitas kehidupan manusia untuk melakukan amal shaleh , dengan demikian nampak bahwa keimanan yang dibarengi denga ilmu akan membuahkan amal ,sehingga Nurcholis Madjd (1992: 130) meyebutkan bahwa keimanan dan amal perbuatan membentuk segi tiga pola hidup yang kukuh ini seolah menengahi antara iman dan amal .
Di samping ayat –ayat AL qur”an, banyak nyajuga hadisyang memberikan dorongan kuat untukmenuntut Ilmu antara lain hadis berikut yang dikutip dari kitab jaami’u Ashogir (Jalaludin-Asuyuti, t. t :44 ) :
“Carilah ilmu walai sampai ke negri Cina ,karena sesungguhnya menuntut ilmu itu wajib bagisetuap muslim’”(hadis riwayat Baihaqi).
“Carilah ilmu walau sampai ke negeri cina, karena sesungguhnya menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim . sesungguhnya Malaikat akan meletakan sayapnya bagi penuntut ilmu karena rela atas apa yang dia tuntut “(hadist riwayat Ibnu Abdil Bar).
Dari hadist tersebut di atas , semakin jelas komitmen ajaran Islam pada ilmu ,dimana menuntut ilmu menduduki posisi fardhu (wajib) bagi umat islam tanpa mengenal batas wilayah.